Tentang Kami

Sekilas Puskop CU Borneo

Keberlanjutan sebuah organisasi sangat ditentukan oleh kualitas tata kelolanya. Dalam gerakan Credit Union, tata kelola yang baik—atau Good Credit Union Governance—diperlukan agar lembaga dijalankan secara transparan, demokratis, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada kepentingan anggota. 

Salah satu unsur penting dalam tata kelola adalah regenerasi dan suksesi kepemimpinan. Proses ini perlu dipersiapkan secara terbuka dan terencana agar kepemimpinan tidak mengalami stagnasi serta tersedia kader-kader yang mampu melanjutkan estafet organisasi. Dengan tata kelola dan regenerasi yang sehat, sebuah Credit Union dapat bertumbuh secara berkelanjutan serta tetap setia pada nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan pelayanan kepada anggota. Kesadaran tersebut menjadi salah satu landasan lahirnya Puskopdit Borneo di Kalimantan Barat.
Kantor Puskop CU Borneo
0
Penasihat
0
Pengurus
0
Pengawas
0
Manajemen
0
Credit Union
0
Anggota CU
0
Purnabakti
Jati Diri

Visi, Misi, Nilai Inti & Slogan

Visi

Menjadi pusat pelayanan Credit Union yang sehat, kuat, terpercaya, inovatif, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas serta daya saing CU primer.

Misi

  1. Meningkatkan kapasitas dan profesionalisme Pengurus, Pengawas, Manajemen, serta aktivis CU primer melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan.
  2. Memperkuat tata kelola, kesehatan keuangan, manajemen risiko, dan kepatuhan CU primer.
  3. Menyediakan layanan pendampingan, konsultasi, audit, perlindungan, dan pelayanan bersama sesuai kebutuhan CU primer.
  4. Mengembangkan integrasi teknologi, data, dan layanan digital untuk meningkatkan efektivitas serta kualitas pelayanan.
  5. Mendorong kolaborasi, inovasi, dan sinergi antar-CU primer dalam memperkuat gerakan Credit Union.
  6. Membangun jejaring strategis dengan pemerintah, gerakan koperasi, dan mitra lainnya untuk mendukung keberlanjutan lembaga.

  1. Mendorong CU primer meningkatkan kesejahteraan anggota melalui pelayanan keuangan dan pemberdayaan yang bertanggung jawab.

Nilai Inti

S — Solidaritas

Membangun semangat saling membantu, bekerja sama, dan memperkuat kebersamaan antar-CU primer dalam satu jaringan.

I — Integritas

Bertindak jujur, transparan, konsisten, bertanggung jawab, serta dapat dipercaya dalam menjalankan tugas dan pelayanan.

P — Profesionalisme

Memberikan pelayanan berdasarkan kompetensi, standar kerja, ketepatan, objektivitas, dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas.

Slogan

Hadir Memberi Solusi

Struktur Lembaga

Penasihat, Pengurus, Pengawas, Manajemen & Purnabakti

Bierl William
Bierl William
Ketua Pengurus
Periode 2024-2027
Sejarah

Sejarah Puskop CU Borneo

Dalam gerakan Credit Union, tata kelola yang baik—atau Good Credit Union Governance—diperlukan agar lembaga dijalankan secara transparan, demokratis, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada kepentingan anggota. 

Salah satu unsur penting dalam tata kelola adalah regenerasi dan suksesi kepemimpinan. Proses ini perlu dipersiapkan secara terbuka dan terencana agar kepemimpinan tidak mengalami stagnasi serta tersedia kader-kader yang mampu melanjutkan estafet organisasi. Dengan tata kelola dan regenerasi yang sehat, sebuah Credit Union dapat bertumbuh secara berkelanjutan serta tetap setia pada nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan pelayanan kepada anggota. 

Kesadaran tersebut menjadi salah satu landasan lahirnya Puskopdit Borneo di Kalimantan Barat. Dinamika Gerakan Credit Union di Kalimantan Barat Sebelum Puskopdit Borneo berdiri, gerakan Credit Union di Kalimantan Barat telah memiliki koperasi sekunder yang mengalami beberapa perubahan nama dan wilayah pelayanan. Pada awalnya, koperasi sekunder tersebut bernama BK3D dan beranggotakan Credit Union primer di Kalimantan Barat. 

Seiring dengan perluasan keanggotaan hingga mencakup wilayah Kalimantan, namanya berubah menjadi BK3D Kalimantan. Dalam perkembangan berikutnya, keanggotaan semakin meluas hingga ke berbagai wilayah Indonesia. Perubahan cakupan pelayanan tersebut kemudian diikuti dengan perubahan nama menjadi BKCU Kalimantan atau BKCUK. BKCUK mengalami pertumbuhan yang pesat, baik dari sisi jumlah anggota maupun aset. Namun, perluasan wilayah pelayanan dan pertumbuhan organisasi yang cepat menghadirkan tantangan baru dalam tata kelola, pengawasan, kepemimpinan, dan efektivitas pelayanan. Pada 27–29 Mei 2011, diselenggarakan seminar dan lokakarya untuk menelaah kondisi gerakan Credit Union di Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut menghadirkan Pastor Bangun, Pr. dari PSE dan Erma S. Ranik dari DPD Kalimantan Barat sebagai narasumber. Setelah seminar, kegiatan dilanjutkan dengan lokakarya yang difasilitasi oleh Paulus Florus. 

Melalui proses diskusi dan refleksi yang mendalam, para peserta akhirnya menyepakati pembentukan sebuah koperasi sekunder baru. Nama yang dipilih adalah Puskopdit Borneo. Proses legalisasi organisasi terus dilakukan bersamaan dengan penyiapan sistem dan pelayanan. Pada 10 November 2011, Puskopdit Borneo memperoleh pengesahan sebagai badan hukum dengan nomor: 1335/BH/X Badan hukum tersebut diterbitkan melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Barat dan diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat dalam sebuah kegiatan di Hotel Orchard. Pengesahan tersebut menandai berdirinya Puskopdit Borneo sebagai koperasi sekunder yang sah serta menjadi landasan hukum bagi organisasi dalam menjalankan kegiatan dan pelayanan kepada para anggotanya. 

Puskopdit Borneo berdiri dengan keyakinan bahwa kekuatan Credit Union tidak hanya ditentukan oleh besarnya jumlah anggota dan aset, tetapi juga oleh integritas kepemimpinan, kualitas tata kelola, kekuatan solidaritas, dan kesetiaan dalam melayani anggota.

CU Anggota Primer

Profil Singkat Semua Primer